Kawah Sikidang Dieng

Ditulis oleh : aftonhomestay Pada 18 Apr 2018

Kawah Sikidang Dieng (aftonhomestay.com) –¬†Dataran Tinggi Dieng (Dieng Plateau) merupakan kawasan wisata yang terbentuk dari letusan gunung berapi. Wilayah Dieng Plateau ini bahkan oleh beberapa ahli dianggap sebagai gunung berapi raksasa yang berpenghuni. Karena wilayah Dieng terbentuk dari letusan gunung-gunung berapi, makanya masih banyak kawah bekas letusan di beberapa wilayah. Salah satu kawah yang paling terkenal dan menjadi landmark Dataran Tinggi Dieng adalah Kawah Sikidang.

kawah sikidang Dieng

Berwisata ke Dataran Tinggi Dieng takkan lengkap tanpa mengunjungi Kawah Sikidang. Kawah Sikidang merupakan kawah yang paling banyak dikunjungi dibandingan kawah-kawah Dieng lainnya. Secara administrasi Kawah Sikidang terletak di Desa Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah atau di sebelah selatan kawasan wisata Dataran Tinggi Dieng. Obyek wisata ini lokasinya berdekatan dengan Telaga Warna dan Kompleks Candi Arjuna sehingga mudah diakses. Selain itu kawah ini terletak di daerah yang datar. Tidak di puncak gunung seperti kawah pada umumnya.

Tiket masuk area Kawah Sikidang juga sangat murah, yaitu sebesar Rp 6.000,- per orang. Atau Anda bisa membeli tiket terusan dari obyek wisata Kompleks Candi Arjuna dan Candi Bima sebesar Rp10.000,-. Ini artinya sebelum ke Kawah Sikidang Anda bisa berwisata ke candi-candi tersebut dengan satu tiket terusan. Lokasi Kawah Sikidang dibuka setiap hari dari jam 07.00-16.00 WIB.

Mungkin beberapa wisatawan menganggap berwisata ke Kawah Sikidang berbahaya karena udara di sekitar kawah yang beracu. Namun, sebenarnya hal itu bukanlah kendala untuk berwisata ke Kawah Sikidang asalkan kita mematuhi rambu-rambu saat memasuki kawasan wisata. Kawah Sikidang Dieng mengandung kadar sulfur atau belerang yang sangat tinggi hingga membuat tanah di sekitar kawah ikut memutih. Untuk itu, ada rambu-rambu agar setiap pengunjung menggunakan masker agar tidak menghirup gas beracun tersebut. Selain itu tanah di area Kawah Sikidang juga sangat rapuh. Jika tidak hati-hati tanahnya bisa ambrol dan bisa tercebur ke lumpur panas. Untuk itu ada larangan agar tidak menyalakan api atau membuang puntung rokok di dekat kolam kawah.

Sebenarnya pengunjung tidak perlu khawatir dengan hal tersebut jika mematuhi aturan yang dibuat untuk keamanan dan kenyamanan. Untuk keamanan di sekeliling kawah telah dipasang pagar pembatas dari kayu untuk keamanan dan menjaga jarak dari kawah yang tanahnya sangat rapuh. Namun, kehati-hatian tetap diperlukan. Di sekitar kawah juga banyak yang menjual masker. Hal-hal tersebut tentu saja ini tidak akan mengurangi keasyikan berwisata ke Kawah Sikidang yang fenomenal.

Salah satu hal yang membuat Kawah Sikidang ramai pengunjung adalah karena lokasinya yang berada di daerah datar yang luas sehingga mudah dicapai. Tanpa harus bersusah payah mendaki gunung, wisatawan sudah bisa menyaksikan fenomena aktivitas vulkanik Kawah Sikidang. Letupan dan semburan lumpur panas dan asap putih pekatnya bisa langsung disaksikan. Fenomena alam yang sayang untuk dilewatkan dan patut diabadikan.

Kawah Sikidang terkenal karena kawah ini bisa berpindah atau melompat. Hal ini tentu saja membuat orang penasaran bagaimana mungkin sebuah kawah bisa melompat. Berita dan cerita tentang Kawah Sikidang yang bisa melompat bukanlah isapan jempol. Kawah yang terbentuk dari letusan gunung berapi di masa lalu ini menurut para ahli pindah tempat rata-rata setiap 4 tahun sekali. Sebenarnya Kawah Sikidang tidaklah melompat dalam artian harfiah, namun kolam kawah tempat keluarnya gas, asap, dan lumpurnya yang berpindah tempat. Pada waktu tertentu terjadi ledakan di sekitar kolam kawah semula dan terbentuklah kolam kawah baru. Lama-kelamaan lumpur kolam sebelumnya surut dan kering. Jadi, seolah-olah kawah ini melompat atau pindah tempat. Karakter kawah yang bisa berpindah atau melompat ini seperti karakter binatang kidang (Kijang dalam bahasa Jawa). Inilah asal-usul yang membuat kawah ini dinamakan Kawah Sikidang atau Kawah Sikijang.

Saat ini wisata alam yang asri dan hijau sudah terlalu mainstream. Kapan lagi berwisata dan berfoto di tempat yang pemandangannnya unik seperti Kawah Sikidang Dieng. Di Kawah Sikidang, para wisatawan bisa menikmati pengalaman menyaksikan aktivitas vulkanik seperti letupan lumpur panas dan kepulan asap putih pekat. Selain Berwisata ke Kawah Sikidang akan menjadi pengalaman yang luar biasa karena Anda bisa melihat langsung dengan jelas aktivitas vulkanik gunung berapi di kolam Kawah Sikidang.

Yang lebih menarik lagi warna tanah sekitaran Kawah Sikidang berwarna putih tertutup belerang atau sulfur. Warna putih tanah dan kepulan asap putih pekat akan membuat foto Anda jauh lebih menarik ketimbang berfoto dengan latar belakang pemandangan pepohonan dan pegunungan hijau sudah sangat biasa. Untuk menambah efek mistis di foto, Anda bisa berfoto dengan burung hantu yang disewakan oleh penduduk sekitar. Selain itu, keberadaan anak-anak gimbal atau anak gembel yang hanya ada di Dataran Tinggi Dieng terutama di sekitaran Kawah Sikidang juga sangat unik.

Tidak hanya areanya yang menarik, di Kawah Sikidang Anda juga bisa merasakan pengalaman merebus telur di kawah-kawah kecil di sekitar kolam kawah. Tak sampai 5 menit telur yang Anda rebus sudah matang. Malahan ada juga wisatawan yang sengaja berlama-lama menghadapkan muka, tangan atau anggota tubuh lainnya ke uap/asap kawah-kawah kecil tersebut. Mereka percaya uap tersebut bisa mengbati jerawat dan sakit kulit. Hal ini bisa saja benar karena menurut ahli belerang/sulfur bisa mengobati penyakit kulit tertentu. Menarik sekali bukan?